Bel pulang sekolah pun berbunyi.Anto dengan bergegas pulang kerumah,dengan oplet kota ia menuju kerumah yang lumayan jauh dari tempat ia menuntut ilmu.Jam sibuk saat itu membuat ia harus berdesakan dengan penumpang lainnya.setengah perjalanan sudah oplet yang dikendarainya melaju di tengah padatnya jalanan.Tiba-tiba saja ia setengah berteriak.
Anto : Aduhh..!!!!
Seorang lelaki berbadan kurus dengan muka agak dekil yang duduk disebelahnya pun langsung mengacungkan pertanyaan.
Lelaki : Ada apa mas..????
dengan menolehkan kepala dan setengah melotot kepada lelaki itu Anto pun menjawab.
Anto : Saya lupa tadi ada bawa motor ke sekolah....
Memang dia biasanya pergi dan pulang ke sekolah dengan menaiki oplet kota,tapi hari ini berhubung kakak nya yang bekerja di sebuah perusahaan ternama di kota itu sedang mengambil cuti,Anto pun memanfaatkan motor kakaknya yang sedang tidak di pakai untuk ke sekolah.
Mengingat Kejadian itu Ia pun dengan sigap menyuruh supir oplet untuk menghentikan oplet nya dan singgah di perempatan jalan yang tidak jauh dari rumahnya bermaksud untuk kembali ke sekolah dan mengambil motor nya yang ketinggalan.
Lama sudah ia menunggu,tapi tak satupun oplet yang menuju ke sekolah nya lewat.Setengah jam sudah ia menunggu di perempatan jalan itu dan di perhatikan oleh orang-orang yang melintas.Dengan mengusap peluh yang mulai mengalir di keningnya,mata Anto pun tertuju pada sebuah scooter putih yang setengah melaju dan akan melewatinya.Bukan karena scooter itu yang menarik perhatiannya, tapi karena seorang yang mengendarai scooter itu yang menjadi sorotan matanya,pengendara itu memakai helm berwarna ungu berjaket tipis setengah lengan di lipat berwarna putih kebiruan, rambut nya yang panjang tertiup angin dengan indahnya.dengan mengenakan rok sekolah berwarna abu-abu tua yang sama dengan Anto,wanita itu sungguh serasi dengan perpaduan kulit nya yang putih bersih.
Bagaikan terkena hipnotis dari sang ahli,tidak hentinya ia melotot pada si manis berwajah mempesona.Ia adalah Angie,wanita yang selama ini tidak hentinya Anto perhatikan di sekolah,baik di dalam kelas maupun saat istirahat sedang berlangsung.
Tidak sadar leher Anto pun berputar dari kiri ke kanan memperhatikan wanita idamannya lewat.Seketika Angie pun menoleh ke arah Anto berdiri,dengan terkejut Anto pun langsung memalingkan wajahnya karena malu...
Tak lama terdengar bunyi klakson motor dari Angie.Anto pun menoleh terheran ke arah suara klakson itu..
Angie : Ngapain di situ..?
Angie setengah berteriak bertanya pada Anto yang sedang berdiri di trotoar jalan dari seberang jalan.
Anto : Lagi nunggu oplet?
Angie : mau kemana?
tanya angie kepada anto dengan keheranan.
Anto : mau ke sekolah lagi ngambil motor ketinggalan.
Angie : mau ikut gak?aku sekalian mau ngembalikan buku ke perpustakaan.
Tanpa menjawab Anto pun langsung menyeberang jalan menuju ke tempat Angie berhenti.
di dalam perjalanan dengan di bonceng Angie hati Anto pun riang tak tertahankan.betapa tidak....
Penantian akan oplet yang di tunggu nya berakhir,di tambah sekarang ia duduk di belakang gadis yang Ia dambakan.Dengan di tiup angin sepoi-sepoi karena laju kendaraan rambut Angie pun mendarat di wajah Anto.Tercium semerbak wangi dari shampo yang ia gunakan.padahal hari sudah siang tapi tetap saja wangi dari rambut gadis yang ia dambakan masih segar tercium olehnya.
tapi seketika terdengar pertanyaan yang membuat Anto hilang lamunannya.
Angie : kok bisa motor nya tadi ketinggalan?
dengan tersipu malu Anto pun menjawab.
Anto : Iya nih,tadi lupa kalau bawa motor,pas sudah naik oplet baru ingat...hehe
Angie : hemhh...dasar kamu ya...dari dulu pelupanya gax hilang-hilang...
Memang dari kelas satu SMA sampai sekarang kelas 3 banyak kejadian di sekolah yang membuat Ia jadi bahan tertawaan teman-temannya karena penyakit lupa Anto.
Bersambung....